Showing posts with label sains. Show all posts
Showing posts with label sains. Show all posts

Saturday, October 18, 2014

2 Tahun Berkeliaran di Luar Bumi, Pesawat Misterius AS Pulang

Jumat pagi 17 Oktober 2014, pesawat luar angkasa militer Amerika Serikat kembali ke Bumi setelah 674 hari menjalani misi rahasia.

Orbital Test Vehicle atau X-37B, namanya, yang berbentuk mirip miniatur pesawat luar angkasa mendarat di Pangkalan Angkatan Udara Vandenberg, California pada Jumat pagi waktu setempat.

"Saya sangat bangga dengan keberhasilan tim, yang bersama-sama melakukan pendaratan ketiga ini dengan aman," kata Kolonel Keith Balts, komandan 30th Space Wing dalam pernyataan yang dikutip dari SPACE.com.

Namun, sang komandan tak menjelaskan apa yang dilakukan X-37B sekian lama di angkasa. Juga detil misi yang dilakukan -- termasuk apa gerangan yang dimuat di dalamnya. Dirahasiakan rapat-rapat.

Sejak diluncurkan  hingga kini, tujuan dan apa gerangan misi yang dilakukan pesawat itu masih belum jelas. Masih jadi misteri. Pejabat US Air Force hanya mengatakan pada media bahwa, " X-37B adalah eksperimen pengurangan risiko dan konsep operasi pengembangan teknologi kendaraan luar angkasa untuk bisa digunakan berulang kali," demikian seperti Liputan6.com kutip dari BBC, Sabtu (18/10/2014).

Atau dengan kata lain menjadi uji coba teknologi yang bisa digunakan untuk misi satelit di masa depan.

Itu adalah misi ketiga dari program yang dimulai pada 1999, dan saat ini pihak pelaksananya adalah Rapid Capabilities Office Angkatan Udara AS.

Pesawat pertama diluncurkan pada Kamis 22 April 2010, dan kembali setelah 8 bulan. Sementara yang kedua mengangkasa pada Maret 2011, dan berada luar Bumi sampai 15 bulan ke depan.

Pesawat yang digunakan saat ini, dalam misi ketiga yang diluncurkan Desember 2012, adalah buatan Boeing. Dilengkapi dengan panel surya sebagai penyedia daya di orbit. Memiliki panjang 9 meter, dan rentang sayap hampir 15 kaki, sementara bobotnya mencapai 4.989 kilogram.

Misi  X-37B keempat dijadwalkan untuk diluncurkan dari Cape Canaveral, Florida, pada tahun 2015.

Program itu awalnya dikomandoi oleh NASA -- karena memakai pesawat bekas milik badan antariksa itu. Namun, belakangan, diambil alih unit penelitian Pentagon yang lalu melimpahkannya ke unit rahasia Angkatan Udara. X-37B dibangun oleh divisi  Phantom Works Boeing di Seal Beach, California, dan beratnya sekitar 11.000 pon (sekitar 5.000 kg).

Saat diluncurkan, hanya segelintir pejabat militer AS yang tahu apa persisnya yang ada di dalam pesawat tak berawak sepanjang 8,8 meter yang permukaan atasnya berwarna putih.
Spekulasi

Ada dua dugaan soal kegunaan X - 37B. Pertama, X - 37B sedang diuji coba sebagai platform senjata berbasis ruang angkasa. Jika benar, itu bertentangan dengan beberapa perjanjian internasional. Pentagon membantah tuduhan tersebut. Analis cenderung setuju dengan bantahan itu.

Para analis mengatakan, pesawat itu tak mungkin bagian dari sistem pengiriman senjata berbahaya. Salah satu alasannya ia hanya punya mesin dengan kemampuan manuver orbital berdaya rendah -- yang mengurangi kemampuannya untuk bergerak cepat saat krisis.

Namun, fakta sederhana bahwa ia adalah pesawat kargo bisa membawa apapun yang cocok ke angkasa luar, dari rudal kecil sampai senjata nuklir -- membuat bantahan itu tak memuaskan.

Dugaan lain, ada juga kemungkinan bahwa X - 37B diluncurkan untuk menjalani tes daya tahan intensif. Seperti pesawat robotik lain, X47B milik Angkatan Laut Amerika Serikat  tahun lalu lepas landas dan lalu mendarat di sebuah kapal induk untuk kali pertamanya. Kemudian ia menjalani sejumlah tes -- meski tak ada yang tahu untuk apa.

Juru Bicara Angkatan Udara AS, Gary Payton, mencemooh spekulasi bahwa pesawat X-37B adalah pelopor untuk armada senjata ruang angkasa.

Menurut dia, tujuan utama peluncuran adalah menguji teknologi luar angkasa bukan mengorbitkan senjata Amerika Serikat. "Saya tidak tahu bagaimana ini bisa disebut mempersenjatai luar angkasa," kata dia tahun 2010 lalu.

sumber: https://id.berita.yahoo.com/2-tahun-berkeliaran-di-luar-022759863.html

Batu Kuno Berusia 4 Milyar Tahun ini mampu ungkap benua pertama di dunia

Batu Kuno Berusia 4 Milyar Tahun ini mampu ungkap benua pertama di dunia. Batuan kuno yang ditemukan Jesse Reimink diduga berasal dari periode Protocontinent sekitar 4 miliar tahun lalu, sebuah kunci yang memberi petunjuk bagaimana benua pertama di Bumi terbentuk. Anlisis ini merupakan bagian dari penelitian PhD Jesse Reimink untuk memahami lingkungan benua pertama Bumi terbentuk. Studi baru yang ditulisnya terbit dalam jurnal Nature Geoscience edisi May 2014, yang menyatakan bahwa Islandia sebagai perbandingan solid untuk menganalisis pembentukan benua pertama terbentuk.

Ilmuwan geokimia asal University of Alberta menghabiskan waktu selama 3 tahun mengumpulkan dan mempelajari sampel batuan kuno yang diperoleh dari Acasta Gneiss, Northwest Territories. Reimink bekerja sama dengan Chacko, dimana mereka menggunakan fasilitas Ion Microprobe untuk menjalankan isotop Mikroanalisis. Laboratorium ini menghasilkan beberapa data terbaik didunia.

Menurut Reimink, periode dan cara pembentukan kerak benua dalam sejarah Bumi merupakan topik kontroversial dalam penegtahuan ilmu bumi awal. Pembentukan benua pertama ketika terjadi pergeseran lempeng tektonik lain pada mantel Bumi dan menyebabkan magma naik ke permukaan, sebuah proses yang disebut subduksi. Tetapi periode terdahulu masih belum jelas, apakah lempeng tektonik sudah tercipta 2,5 miliar hingga 4 miliar tahun lalu.




Salah satu teori lain menyatakan, benua pertama kali terbentuk dilaut berupa magma cair yang naik dari mantel bumi sebelum terjadi pendinginan dan pemadatan hingga menjadi kerak. Kerak bumi Islandia terbentuk ketika magma mantel bumi naik ke tingkat dangkal dan bergabung dengan batuan vulkanik. Berdasarkan teori ini, Reimink mennyatakan bahwa Islandia dianggap analog teoritis pembentukan kerak benua pertama.

Sampel batuan kuno yang diperoleh dari Acasta Gneiss, Northwest Territories, diperkirakan berusia 3,6 hingga 4 miliar tahun.

Setidaknya, Reimink telah menghabiskan musim panas untuk mengumpulkan sampel batuan di Acasta Gneiss. Batuan kuno ditemukan pada pada tahun 1980, karena usia batuan sangat kuno tentunya telah mengalami beberapa peristiwa perubahan, sehingga sulit memahami geokimia batuan.

Beberapa batu dijuluki Idiwhaa yang berarti 'Kuno' (dialek Tlicho) terlihat awet, sehingga memberikan kesempatan untuk menganalisis karakteristik geokimia sampel batuan. Reimink menunjukkan sampel kerak benua pertama, dimana proses pembentukannya sangat mirip dengan yang terjadi di Islandia saat ini. Batuan kuno ini merupakan salah satu contoh batuan tertua berasal dari kerak Protocontinental, dan mungkin telah membantu pembentukan kerak benua pertama di Bumi.

sumber : http://www.isains.com/2014/05/pembentukan-benua-pertama-terungkap.html

Mengapa tidak semua orang mampu mengingat mimpinya

Mengapa tidak semua orang mampu mengingat mimpinya. Apakah Anda sering bangun tidur lalu merasa kesal dengan mimpi yang baru saja Anda rasakan? Ataukah Anda sering merasa mimpi indah kemudian tidak mampu mengingat siapa orang itu dan bagaimana Anda bisa bertemu dengan dia.



Seperti dilansir huffingtonpost.com, sebuah penelitian yang diterbitkan jurnal Neuropsychopharmacology menyebutkan bagian otak yang disebut temporo-parietal junction memiliki aktivitas yang lebih baik untuk mengingat mimpi pada orang yang sering mencoba mengingat mimpi mereka daripada orang yang sering melupakan mimpinya.

Adapun peneliti ini melibatkan 41 orang responden dan mengukur aktivitas otak saat mereka tidur dan terjaga. Hasilnya, separuh dari responden bisa mengingat mimpi mereka rata-rata 5 kali dalam seminggu. Sedangkan, separuhnya lagi hanya mampu mengingat mimpi mereka 2 kali dalam sebulan.

Selain itu, peneliti menemukan bahwa aktivitas temporo-parietal junction lebih tinggi baik saat mereka tidur atau terjaga, pada responden yang mengingat mimpinya lebih banyak.

Melalui penelitian ini juga ditemukan fakta bahwa orang yang mampu mengingat mimpinya dengan baik ternyata lebih mudah terbangun ketika tidur. Dengan kata lain, otak manusia memang tidak bisa digunakan untuk mengingat atau menghafal ketika tidur, tetapi setiap orang memiliki kesempatan untuk berlatih.

sumber : http://www.vemale.com/ragam/49314-mengapa-tidak-semua-orang-mampu-mengingat-mimpinya.html